Air Susu Ibu

Air Susu Ibu

Seperti yang kita tahu, Air Susu Ibu merupakan makanan pertama untuk bayi. Bagi seorang ibu, menyusui bukan sekedar memberikan makanan dalam bentuk air susu kepada si kecil. ASI mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi, sehingga ASI menjadi salah satu kunci penting agar bayi Anda tetap sehat dan tumbuh kembangnya berjalan dengan baik.

Selain itu ASI juga salah satu wujud cinta dan kasih sayang nyata kepadanya. Anjuran untuk menyusui selama dua tahun mempunyai maksud agar orang tua dapat memaksimalkan perhatian kepada si buah hati, terutama pada periode emasnya tersebut.

Namun, tidak sedikit bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Berbagai penyebab bisa menjadi alasan, namun salah satu alasan yang paling sering adalah karena ASI sudah tidak keluar lagi sebelum 6 bulan.

Baca Juga : 5 Cara Meningkatkan Produksi ASI

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu

ASI memiliki manfaat yang sangat banyak bagi bayi Anda, antara lain:

  • ASI mengandung antibodi yang membantu bayi melawan bakteri ataupun virus sehingga bayi Anda tidak mudah sakit
  • Bayi yang mendapatkan ASI memiliki risiko menderita asma atau alergi
  • ASI mengandung nutrisi yang lengkap untuk bayi
  • Bayi yang diberikan ASI pertumbuhannya cenderung normal

Selain untuk bayi, ternyata menyusui juga memiliki manfaat bagi ibu, antara lain:

  • Menyusui ternyata membakar kalori, sehingga menyusui membantu ibu menurunkan berat badan setelah hamil
  • Menyusui memicu pelepasan hormon oksitosin yang membantu mengembalikan ukuran rahim ke ukuran normal, dan membantu mencegah terjadinya perdarahan setelah melahirkan
  • Ibu menyusui memiliki risiko kanker payudara yang lebih kecil

Mengenal ‘let down reflex’

Selama masa kehamilan, didukung oleh perubahan hormon, payudara Anda akan mengalami perubahan agar siap untuk menyusui bayi Anda. Jumlah ASI akan bertambah banyak setiap harinya. Ketika bayi mengisap puting payudara, bayi akan merangsang saraf-saraf pada puting yang memicu let down reflex alias dilepasnya dua macam, yaitu hormon prolaktin dan hormon oksitosin.

Hormon prolaktin akan memicu produksi ASI, sedangkan hormon oksitosin akan melebarkan saluran ASI dan membantu payudara memompa ASI keluar dari kelenjarnya.

Jika anda tertarik untuk mebeli susu kambing atau menjadi distributor, bisa chat dengan kami disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *