Gizi Seimbang

4 sehat 5 sempurna

Sudah tidak aneh terdengar di kalangan masyarakat tentang terkait slogan “4 sehat lima 5”. Slogan tersebut diungkapan oleh Prof. Poerwo Soedarmo. Dia adalah guru besar ilmu gizi pertama di Indonesia pada tahun 1950-an. Asupan gizi seimbang adalah salah satu faktor penting yang berperan dalam menunjang kesehatan seseorang.

Untuk mendapatkan gizi seimbang, diperlukan konsumsi dari berbagai kelompok makanan yang berbeda. Makanan tersebut idealnya terdiri beragam jenis nutrisi, termasuk protein, karbohidrat, lemak, serat, mineral, dan vitamin.

Baca Juga : Penting Hormon Kortisol Untuk Tubuh.

Cara Menerapkan

Pada Umumnya, pola makan gizi seimbang digambarkan sebagai piramida. Namun, kini dapat digunakan panduan piring makan untuk memenuhi gizi seimbang. Berikut penjelasannya:

  • ½ dari piring makan, terdiri dari sayur dan buah-buahan dengan beragam jenis dan warna.
  • ¼ dari piring makan, diisi dengan protein. Anda dapat memilih ikan, ayam atau kacang-kacangan. Batasi konsumsi daging merah ataupun daging olahan, misalnya sosis.
  • ¼ dari piring makan dipenuhi dengan karbohidrat dari biji-bijian utuh, nasi coklat, gandum utuh, atau pasta. Kandungan gula dari roti atau beras putih tergolong tinggi. Oleh karena itu, hati-hati jika memiliki masalah dengan gula darah.
  • Lengkapi dengan sedikit minyak sehat, seperti minyak zaitun, minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak kanola. Hindari minyak yang mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi.
  • Konsumsi air putih yang cukup, namun batasi susu serta produk turunannya. Konsumsi susu sebaiknya hanya 1-2 gelas per hari, jus sekitar satu gelas per hari, dan hindari minuman dengan kandungan gula tinggi. Jika Anda alergi terhadap susu sapi, maka Anda bisa beralih ke Susu Kambing Etawa

Baca juga : Informasi tentang kesehatan lainnya. Klik disini!

Selalu Menjaga Kebersihan Diri dan Rutin Berolahraga

Setelah merancang pola makan terbaik, ada beberapa hal lain yang perlu juga diperhatikan setiap hari yaitu menjaga kebersihan diri dengan rutin cuci tangan dan rutin beraktivitas fisik untuk menjaga berat badan sehat.

Meski tidak berhubungan dengan asupan gizi, kedua hal ini tetap sangat berkaitan erat dengan status gizi seselrang. Gangguan kesehatan, seperti infeksi virus dan bakteri, hingga penyakit terkait dengan gaya hidup sedentari (obesitas, penyakit jantung, hingga diabetes), dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Jika sudah terlanjur sakit, nafsu makan bisa menurun drastis. Berkurangnya asupan makanan membuat tubuh tidak mendapatkan cukup gizi yang dibutuhkan. Seseorang yang menderita kurang gizi akan memiliki risiko terkena penyakit infeksi karena daya tahan tubuhnya turun. Hal ini kemudian berpengaruh pada status gizi Anda secara keseluruhan.

Jika anda tertarik untuk membeli susu kambing atau menjadi distributor, bisa chat dengan kami disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *